Senin, 05 November 2018


scanning gambar pada desain grafis

Apa itu scanning? Apa saja langkah-langkah scanning gambar? Apakah hanya gambar yang bisa di scan? Bagaimana dengan tulisan dan sebuah ilustrasi? Apa ini semua dibutuhkan dalam sebuah desain yang ada? Di kesempatan kali ini saya akan menjawab semua pertanyaan yang ada pada pikiran readers. Mungkin kalian penasaran juga dengan scanning tersebut.
Scanning adalah cara mengolah untuk bisa mendapatkan data tanpa mengolah  yang lainnya dengan sangat cepat dan sesuai. Arti scanning lainnya ialah cara membaca sekilas dan cepat  tapi teliti yang berguna dalam mencari dan meraih informasi yang unik dari sebuah objek yang ada. Cara ini merupakan cara yang praktis secara menyeluruh untuk meraih sesuatu yang penting di dalam teks tersebut. Scanning ini hampir serupa dengan Skimming yang berarti sebuah cara membaca yang memiliki kecepatan tinggi untuk meraih hal yang penting atau pokok pemikiran dari bacaan tersebut.
Scanning mempunyai tujuan yang penting yaitu mencari atau memperoleh pembahasan yang menarik, untuk memilih kegiatan yang khusus, untuk mendapatkan sebuah kata atau kalimat pada buku yang ada, sebagai pencari nomor handphone atau telepon seseorang  di dalam buku yang berisi nomor telepon, sebagai pencari data yang ada pada halaman dan masih banyak lagi. Selain untuk itu, scanner digunakan juga untuk pada sebuah gambar dan sebuah teks. Sekarang ini kita membahas secara mendalam tentang scanning yang akan lebih berkaitan dengan scanning pada gambar.
Bagian desain yang berupa gambar dapat kita dapat dengan cara memindai sebuah gambar yang sudah ada atau dengan melakukan scanner dan dari kamera yang ada. Untuk menghasilkan kualitas dari hasil pengambilan yang baik, resolusi dari gambar tersebut yang sangat cukup dibutuhkan. Ada beberapa langkah agar hasil dari scan yang kita dapatkan sesuai dengan apa yang di inginkan, yaitu:
  1. Scan gambar tersebut dengan kualitas yang cukup dan tidak kurang, minimal 300 dpi
  2. Usahakan gambar yang di-scan menempel dengan sempurna pada permukaan kaca yang ada pada scanner.
  3. Pada saat melakukan scan tersebut sebaiknya Menu Unsharp masking diaktifkan, meskipun hasilnya nanti yang kita hasilkan akan dapat dibantu dengan menggunakan yang ada pada menu Sharpness di aplikasi pengeditan sebuah gambar atau lainnya yang lebih dikenal dengan aplikasi Photoshop.
  4. Setelah di dapat hasil scan, lakukan pengeditan ulang di aplikasi adobe photoshop, terutama yang harus di lakukan pada penempatan dan pemotongan atau crop terlebih dahulu, dan kemudian pada tingkatan kualitas yang akan anda pakai dengan menyetel levelnya sesuai yang akan anda pakai, sehingga akan di dapatkan hasil warna yang sama dengan yang kalian mau.
  5. Jangan sampai tertinggal membersihkan permukaan pada scan, sehingga akan di dapat permukaan yang bersih dari kotoran yang tidak diinginkan. Scan yang memiliki fungsi mengambil gambar yang tinggi akan sangat berakibat kepada kualitas gambar yang kita dapat.
Untuk menciptakan suatu ilustrasi pada desain gambar dapat digunakan beraneka ragam cara, baik secara Manual ataupun secara Komputerisasi:
Manual atau dengan bahasa lain ialah Gambar tangan. Dengan menggunakan peralatan seperti pensil, cat, kuas, spidol, pena dan peralatan lainnya. Sangat pas untuk dalam pembuatan sebuah rancangan, sketsa, ide, komik, dan lainnya. Untuk mengganti ke dalam format yang digital digunakanlah alat seperti Scanner atau Foto Digital.
Komputerisasi atau dengan kata lain Menggunakan komputer, kalian bisa membuat gambar secara vector yang menggunakan aplikasi Coreldraw dan bitmap yang menggunakan aplikasi Photoshop. Ketentuan vector yang memiliki dari koordinat yang cocok untuk dalam pembuatan logo dan gambar garis. Ketentuan Bitmap terbagi atas pixel yang sangat pas digunakan dalam foto.  

Scanner merupakan  mesin yang dapat  menyalin suatu  image dan text kedalam bentuk file  image (bmp, jpg  dan lain-lain) dan file  doc. File  imagedan doc tersebut  dapat  diolah lebih lanjut baik untuk keperluan pelaporan maupun disain suatu  halaman gambar. Image dapat berupa foto, gambar dan grafis lainnya.
A.  Mengenal bagian-bagian mesin scanner
Bila    Anda  baru   mengenal   mesin  scanner,  maka   berikut  ini sebaiknya disimak dengan seksama, karena pada bagian ini anda akan dikenalkan dengan hal-hal mendasar  mengenai bagaimana bekerja dengan mesin scanner, seperti misalnya bagaimana menggunakan   mesin  scanner  yang merupakan  kelengkapan komputer yang mungkin belum biasa anda gunakan, dan bahkan baru sama sekali anda kenali. Dibawah ini adalah salah satu jenis scanner.
Jenis – jenis Scanner
o. Berdasarkan penempatannya
1. FLATBED SCANNER
FLATBED SCANNER
Yaitu , scanner yang cara pengoprasiannya diletakkan secara mendatar.
2. HANDHELD SCANNER
HANDHELD SCANNER
Yaitu , scanner yang cara pengoprasiannya dengan cara dipegang.
o. Berdasarkan objek yang dipindahi
1. IMAGE SCANNER
IMAGE SCANNER
Yaitu , scanner yang digunakan untuk memindahkan gambar atau image.
2. OPTICAL CHARACTER READER (OCR)
OPTICAL CHARACTER READER (OCR)
Yaitu , scanner yang digunakan untuk mengambil teks dari kertas yang dipindahi.
3. BARCODE SCANNER
BARCODE SCANNER
Yaitu , scanner yang mampu membaca balok – balok barcode dalam bentuk alfabet.
4. HEURISTIK SCANNER
HEURISTIK SCANNER
Yaitu , scanner yang dapat membaca kode – kode berdasarkan aturan tertentu
Printer Scanner
Printer Scanner
Dengan perkembangan teknologi, sekarang terdapat penggabungan antara printer dan scanner. Perangkat keras ini berfungsi ganda sehingga dapat mencetak dan memindai sekaligus.
B. Pengoperasian mesin scanner
Pada  prakteknya,  mengenali dan  menjalankan mesin  scanner tidaklah sulit seperti apa yang dibayangkan seperti  pada contoh mesin scanner yang tampak di atas  akan mudah dapat diketahui bagian-bagian dari sebuah mesin scanner.
Sebelum  menjalankan  mesin  scanner,  pastikan  dahulu  kabel scanner yang sudah disediakan, terhubung antara mesin scanner dengan  komputer, pada  komputer melalui port USB.  Selain itu pastikan software driver untuk scannersudah terinstall. Apabila setelah software  driver      diinstall,     selanjutnya     mengaktifkan software driver   ke device  manager   dengan  langkah-langkah sebagai berikut:
a.   Klik  start >  control panel akan muncul halaman tampil sebagai berikut.
b.   klik   icon  “Scanners and Cameras”  
 
c.   Pada halaman “Scanners and Cameras”, ada  icon “Add an imaging device”. Icon tersebut di-klik.
d.    Akan muncul halaman pilihan jenis-jenis pabrik dan type scanner.
e.   Arahkan pointer ke jenis scanner yang sesuai, kemudian klik next untuk melanjutkan operasi.
f.    Lakukan kembali  klik   next  berikut  ini,   kemudian  klik   finish  untuk mengakhiri proses
g.  Hasil akhir  terlihat  pada   control  panel   icon  halaman  “Scanners and Cameras” muncul Jenis  Scanner sesuai dengan spesifikasi scanner yang Anda miliki.
Setelah  melakukan device  terhadap  driver scanner  yang  kita miliki, kemudian  melakukan scanning  terhadap  suatu  image (gambar,  foto dan  lain-lain). Lakukan langkah-langkah  sebagai berikut;
  • Letakkan image (gambar, foto dan lain-lain) diatas lensa optic lalu  tutup.
  • Kemudian  lakukan klik  start –> All program –> Arcsoft Photo Studio 5,5 –> photo studio 5,5.
  • Program photo studio akan tampil sebagai berikut:
  • Klik icon scanner atau klik File –> Acquire, maka akan muncul halaman scanning seperti berikut ini:
  • Klik  tombol Preview / Pratinjau untuk melihat obyek yang ada di mesin scanner.
  • Tentukan selection (garis putus-putus yang bergerak seperti semut berjalan)
  • Klik  tombol scan / Pindai  seperti  diatas  dan  biarkan jangan  diganggu atau dihentikan selama proses scanning
  • Setelah  proses  scanning  selesai  muncullah foto pada tampilan  di sebelah kiri.
  • Untuk dapat disimpan dalam bentuk file tertentu maka harus menutup scan gear dulu dengan meng-klik Close
  • Kemudian klik menu file  –> save as
  • Berilah nama file  pada kotak dialog dengan extention jpg, kemudian klik save

C.     Entry, edit dan menyimpan data
Untuk membuat file  image sudah dijelaskan di atas, dari hasil scanning bisa langsung di-entry/dimasukkan kedalam hard disk atau disket dalam bentuk file  (bmp, jpg dan lain-lain). Untuk mengolah image atau pengeditan image yang berbentuk gambar dapat menggunakan software Adobe Photoshop atau program lainnya. Sebagai  contoh dengan  menggunakan  program “photostudio 5,5”.
Cara membuka image yang tersimpan pada harddisk atau disket adalah dengan  langkah- langkah sebagai berikut:
a. Buka program photostudio 5,5  kemudian klik menu file  > open.
b. Carilah letak file pada folder dan meng-kliknya untuk membuka file tersebut kemudian meng-klik tombol open.
c. File  image akan menampilkan image yang telah tersimpan tersebut.
d. Untuk memperluas image klik icon maximize
e. Fungsi yang ada pada menu bar memutar gambar 15 derajat, klik menu edit >  Rotate
Rotate : isikan 15 kemudian OK
f. Fungsi untuk menggandakan gambar klik stich
klik ok
g. Menambahkan teks
h. Mengedit warna, cahaya contras dan lain-lain,
klik effect
=================================
Sebagai contoh adalah seperti berikut ini :
–          Klik effects  >  Framing  >  Solid frame
–          Enhance  >  Brighness and Contrast
–          Klik Stamp

Tidak ada komentar:

Posting Komentar